Senin, 20 Juni 2011

Perlemakan Hati

Apakah perlemakan hati itu?

Perlemakan hati berati adanya pengumpulan lemak yang berlebihan di dalam sel-sel hati kita. Ini sangat umum dijumpai pada mereka yang mengalami kegemukan, dan banyak di jumpai pada umur diatas 30 tahun.

Pada kondisi ini, hati mengandung lemak yang berlebihan dan sebagian jaringan normal hati diganti dengan lemak yang tidak sehat. Dalam hal ini, sel-sel hati dan ruang di hati diisi dengan lemak sehingga hati menjadi sedikit membesar dan lebih berat. Hati menjadi berminyak dan berwarna kekuningan. Kondisi ini membuat keluhan yang tidak enak di daerah organ hati, yang terasa dibagian perut kanan atas. Mungkin juga didalam hati terdapat batu empedu, yang tersusun dari kolesterol dan garam empedu. Kelebihan lemak di hati ini bisa dilihat dengan USG. Mungkin juga pada kondisi ini terjadi peningkatan enzim hati. Disfungsi hati sangat sering terjadi dan merupakan masalah yang terus meningkat.

Hati yang sehat berwarna agak kemerah-merahan dan memiliki tekstur yang seragam. Jika kita memotong hati ke dalam irisan-irisan yang kecil dan memperbesar penglihatannya hingga berjuta-juta kali, maka kita melihat ruangan yang dipenuhi dengan warna merah ke merah muda karena mereka dipenuhi dengan darah. Barisan dari sel hati membentuk dinding ruangan tersebut. Selama darah mengalir sepanjang ruangan ini, sel-sel hati dapat membersihkan racun, sel-sel mati, mikroorganisme dan lemak dari aliran darah. Inilah mengapa kita menyebut hati sebagai penyaring dan pembersih aliran darah. Jika ruangan pada hati dan sel-sel hati ini dipenuhi oleh lemak, maka hati tidak mampu menyaring dan membersihkan aliran darah secara efesien dan aliran darah menjadi penuh dengan racun dan lemak. Oleh karena itu jalan yang terbaik adalah mengatasi masalah ini, jika tidak fungsi hati yang terus lemah akan memicu terjadinya masalah lebih lanjut seperti kondisi auto imun dan diabetes tipe 2.

Bagaimana anda tahu kalau anda mempunyai perlemakan hati?

Anda mungkin mempunyai kelebihan berat badan, terutama di area perut
Anda mungkin mempunyai kesulitan menurunkan berat badan
Anda mungkin mempunyai kolesterol dan trigliserida yang meningkat didalam darah anda
Anda mungkin mempunyai diabetes tipe 2
Anda merasa sangat letih
Anda mungkin mempunyai permasalahan dengan sistem imun anda

Apakah konsekwensi dari perlemakan hati?

Hati yang sehat mengatur metabolisme lemak dan sebagai organ pembakar lemak didalam tubuh. Tentu saja hati yang sehat tidak hanya membakar lemak, tapi juga dapat memompa kelebihan lemak keluar dari tubuh melalui empedu ke dalam saluran usus. Ini berarti, jika hati anda sehat maka anda tidak akan mempunyai banyak kesulitan didalam mengontrol berat badan. Dan sebaliknya hati yang berlemak bertindak sebaliknya dari apa yang seharusnya ia lakukan. Perlemakan hati menyimpan lemak, padahal seharusnya ia membakar lemak dan membuang kelebihan lemak dari tubuh anda. Tentu saja suatu perlemakan hati menjadi gudang bagi lemak dan ini terus berlangsung selama bertahun-tahun, dan akhirnya hati hanya menjadi “kantong lemak” dengan konsekwensi yang mengerikan bagi kesehatan dan kelangsungan hidup kita.


Protozoa

Apakah perlemakan hati itu?

Perlemakan hati berati adanya pengumpulan lemak yang berlebihan di dalam sel-sel hati kita. Ini sangat umum dijumpai pada mereka yang mengalami kegemukan, dan banyak di jumpai pada umur diatas 30 tahun.

Pada kondisi ini, hati mengandung lemak yang berlebihan dan sebagian jaringan normal hati diganti dengan lemak yang tidak sehat. Dalam hal ini, sel-sel hati dan ruang di hati diisi dengan lemak sehingga hati menjadi sedikit membesar dan lebih berat. Hati menjadi berminyak dan berwarna kekuningan. Kondisi ini membuat keluhan yang tidak enak di daerah organ hati, yang terasa dibagian perut kanan atas. Mungkin juga didalam hati terdapat batu empedu, yang tersusun dari kolesterol dan garam empedu. Kelebihan lemak di hati ini bisa dilihat dengan USG. Mungkin juga pada kondisi ini terjadi peningkatan enzim hati. Disfungsi hati sangat sering terjadi dan merupakan masalah yang terus meningkat.

Hati yang sehat berwarna agak kemerah-merahan dan memiliki tekstur yang seragam. Jika kita memotong hati ke dalam irisan-irisan yang kecil dan memperbesar penglihatannya hingga berjuta-juta kali, maka kita melihat ruangan yang dipenuhi dengan warna merah ke merah muda karena mereka dipenuhi dengan darah. Barisan dari sel hati membentuk dinding ruangan tersebut. Selama darah mengalir sepanjang ruangan ini, sel-sel hati dapat membersihkan racun, sel-sel mati, mikroorganisme dan lemak dari aliran darah. Inilah mengapa kita menyebut hati sebagai penyaring dan pembersih aliran darah. Jika ruangan pada hati dan sel-sel hati ini dipenuhi oleh lemak, maka hati tidak mampu menyaring dan membersihkan aliran darah secara efesien dan aliran darah menjadi penuh dengan racun dan lemak. Oleh karena itu jalan yang terbaik adalah mengatasi masalah ini, jika tidak fungsi hati yang terus lemah akan memicu terjadinya masalah lebih lanjut seperti kondisi auto imun dan diabetes tipe 2.

Bagaimana anda tahu kalau anda mempunyai perlemakan hati?

Anda mungkin mempunyai kelebihan berat badan, terutama di area perut
Anda mungkin mempunyai kesulitan menurunkan berat badan
Anda mungkin mempunyai kolesterol dan trigliserida yang meningkat didalam darah anda
Anda mungkin mempunyai diabetes tipe 2
Anda merasa sangat letih
Anda mungkin mempunyai permasalahan dengan sistem imun anda

Apakah konsekwensi dari perlemakan hati?

Hati yang sehat mengatur metabolisme lemak dan sebagai organ pembakar lemak didalam tubuh. Tentu saja hati yang sehat tidak hanya membakar lemak, tapi juga dapat memompa kelebihan lemak keluar dari tubuh melalui empedu ke dalam saluran usus. Ini berarti, jika hati anda sehat maka anda tidak akan mempunyai banyak kesulitan didalam mengontrol berat badan. Dan sebaliknya hati yang berlemak bertindak sebaliknya dari apa yang seharusnya ia lakukan. Perlemakan hati menyimpan lemak, padahal seharusnya ia membakar lemak dan membuang kelebihan lemak dari tubuh anda. Tentu saja suatu perlemakan hati menjadi gudang bagi lemak dan ini terus berlangsung selama bertahun-tahun, dan akhirnya hati hanya menjadi “kantong lemak” dengan konsekwensi yang mengerikan bagi kesehatan dan kelangsungan hidup kita.

Rabu, 25 Mei 2011

paragonimus westermani

Paragonimus westermani
Posted on Agustus 17, 2010 by Fadhlan Muchlas| Tinggalkan komentar
Paragonimus westermani
•HOSPES
Hospes definitif : Manusia, kucing, anjing
Hospes perantara I : Keong air / siput (Melania/Semisulcospira spp)
Hospes perantara II : Ketam / kepiting
•PENYAKIT:Paragonimiasis
MORFOLOGI
Telur:
Ukuran : 80 –120 x 50 – 60 mikron
Bentuk oval cenderung asimetris.
Terdapat operkulum pada kutub yang mengecil.
Ukuran operkulum relatif besar, sehingga kadang tampak telurnya seperti terpotong.
Berisi embrio
Cacing dewasa:
Bersifat hermaprodit.
Sistem reproduksinya ovivar.
Bentuknya menyerupai daunberukuran 7 – 12 x 4 – 6 mm dengan ketebalan tubuhnya antara 3 – 5 mm.Memiliki batil isap mulut dan batil isap perut.Uterus pendek berkelok-kelok.Testis bercabang, berjumlah 2 buah.Ovarium berlobus terletak di atas testis.Kelenjar vitelaria terletak di 1/3 tengah badan

Siklus Hidup
Telur dikeluarkan bersama feses Telur yang masuk dalam air akan menetas mirasidium akan keluar dan mencari hospes perantara pertama yaitu keong air (siput Bulinus / Semisulcospira). Dalam tubuh keong mirasidium berkembang menjadi sporokista dan kemudian menjadi redia. Redia akan menghasilkan serkaria. Serkaria akan akan keluar dari tubuh siput dan mencari hospes perantara ke-2, yiatu ketam/kepiting Setelah masuk ke tubuh kepiting, serkaria akan melepaskan ekornya dan membentuk kista (metaserkaria.) didalam kulit di bawah sisik. Metaserkaria akan masuk ke tubuh manusia yang mengkonsumsi kepiting yang mengandung metaserkaria yang dimasak kurang matang. Metaserkaria akan mengalami proses ekskistasi di duodenum dan keluarlah larva. Larva menembus dinding usus halus rongga perut diafragma menuju paru -paru
Patologi dan Gejala Klinis
Gejala pertama di mulai dengan adanya batuk kering yang lama kelamaan menjadi batuk darah cacing dewasa dapat pula bermigrasi ke alat –alat lain dan menimbulkan abses pada alat tersebut misalnya pada hati dan empedu .Saat larva masuk dalam saluran empedu dan menjadi dewasa, parasit ini dapat menyebabkan iritasi pada saluran empedu, penebalan dinding saluran, peradangan sel hati dan dalam stadium lanjut akan menyebabkan sirosis hati yang disertai oedema. Luasnya organ yang mengalami kerusakan tergantung pada jumlah cacing yang terdapat di saluran empedu dan lamanya infeksi.
Gejala yang muncul dapat dikelompokkan menjadi 3 tahap, yaitu :
1. Stadium ringan : tidak ditemukan gejala.
2.Stadium progresif : terjadi penurunan nafsu makan, perut terasa penuh, diare.
3. Stadium lanjut : didapatkan sindrom hipertensi portal yang terdiri dari pembesaran hati, ikterus, oedema dan sirosis hepatis
DIAGNOSA
Diagnosis dibuat dengan menemukan telur dalam sputum atau cairan pleura. Kadang-kadang telur juga di temukan dalam tinja
PENCEGAHAN
Tidak memakan ikan/kepiting mentah. Apabila menkonsumsi harus sudah dimasak secara sempurna sehingga bisa dihindari terinfeksi oleh metaserkaria dalam ikan/kepiting tersebut